Hari ini saya membaca berita tentang Ustaz
Solmed yang bersahur on the road sambil mengendarai Lamborghini. Wow... berarti
penghasilan seorang ustaz itu gede juga, ya, sampai bisa membeli sebuah mobil
mewah yang harganya bukan jutaan lagi tapi milyaran.
Berita tersebut mengingatkan saya pada
acara hunting foto Lamborghini di Kota Tua yang saya ikuti beberapa tahun lalu.
Di pelataran Museum Fatahillah diparkir sekitar 15 unit Lamborghini
dengan berbagai warna dan model. Mobil-mobil mewah itu, konon, hanya dimiliki
segelintir orang kaya di negeri ini
(kabarnya sih tak sampai 100 orang pemilik Lambo di Indonesia).
Pabrik mobil mewah ini pertama
kali dibangun di Italia oleh Ferruchio Lamborghini pada 1963. Masuk ke Indonesia sejak
2009, dan hingga kini sudah lebih dari 100 unit Lambo yang terjual di sini. Indonesia
memang pasar yang empuk bagi barang-barang mewah, meskipun masih banyak
rakyatnya yang miskin, yang untuk makan saja susah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar