Lebaran buat anak-anak adalah kegembiraan. Selain berpakaian serbabaru, Lebaran juga menjadi ajang berburu rezeki atau angpao dari para orang dewasa.
Di kampung saya, Klender, tradisi memberi uang kepada anak-anak kecil masih berlangsung hingga kini. Biasanya anak-anak yang berbahagia itu memulai perburuan mereka selepas Salat Id. Mereka menyerbu dari rumah ke rumah, bersalaman, cium tangan dengan para orang tua. Para orang tua telah menyiapkan angpao mulai pecahan Rp 2.000,- hingga Rp 50.000,- Ada juga sih yang memberi hingga Rp 100.000,-
Keponakan saya, Mika (12) dan Risa (11), termasuk di antara para pemburu angpao itu. Bersama teman-teman mereka, mereka bersilaturahmi keliling RT. Tak sampai 2 jam perburuan itu selesai dan mereka pun menghitung hasilnya di teras rumah kami. Dan rata-rata perolehan mereka mencapai Rp 250.000,-. Wah....
Ah, saya jadi ingat masa kecil dulu. Seingat saya, saya tidak seberuntung Mika dan gengnya itu. Saya keliling juga bersalam-salaman, tetapi saya dulu anak yang pemalu--tepatnya nggak pede--sehingga cuma berani keliling ke tetangga kiri-kanan rumah saja, tak sampai satu RT.
Selamat Lebaran 2013. Mohon maaf lahir dan batin :)
Sabtu, 10 Agustus 2013
Minggu, 04 Agustus 2013
BERBURU ES KRIM
Saya penggemar es krim, terutama
es krim cokelat. Saya percaya dan telah membuktikan bahwa makan es krim bisa
mengubah hati yang gundah menjadi ceria.
Di Bandung, ada satu restoran
yang hampir selalu saya singgahi setiap kali ke sana karena es krimnya yang lezat. Braga
Permai, itulah nama restoran tersebut. Letaknya di Jl. Braga yang terkenal itu.
Langganan:
Komentar (Atom)




